August 18, 2022

Lembaga Penjaminan Mutu

Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan Sumenep

LPM IDIA Ikuti Workshop Penjaminan Mutu Kopertais IV

Guna meningkatkan mutu perguruan tinggi binaanya, Kopertais IV Surabaya menggelar workshop pengembangan sistem penjaminan mutu internal PTKIS, pada Sabtu-Ahad, 20-21 November 2021. Bertempat di GreenSA Inn, Sidoarjo.

Dalam kegiatan yang bertema Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Internal PTKIS melalui Pemahaman Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) dengan Instrument Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0 dan Instrument Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 3.0, IDIA menjadi peserta gelombang pertama, 20 November 2021. Hadir dalam kegiatan ini Ketua LPM IDIA, Ahmadi, M.Ag.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 ini diawali dengan pembukaan oleh, Ahmad Fauzi, M.Pd. mewakili Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya, serta jajaran pimpinan lainnya yang tidak bisa hadir karena berbarengan dengan kegiatan yang harus dihadiri oleh para Pimpinan Kopertais IV Surabaya.

Setelah menyampaikan maaf para Pimpinan Kopertais IV Surabaya, Ahmad Fauzi menyampaikan bahwa kegiatan peningkatan mutu di PTKIS di bawah Kopertais IV Surabaya sering timbul tenggelam. Sehingga perlu ada kegiatan periodik dalam peningkatan mutu PTKIS binaan Kopertais IV. Sebelum mengakhiri pernyataannya menyampaikan pesan Pimpinan Kopertais.

“Pesan Pimpinan Kopertais, agar semua PTKIS dibawah Kopertais IV Surabaya, agar selalu berkoordinasi dengan Kopertais dalam segala hal” ungkap Tim Ahli Kopertais ini.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi Penyamaan Persepsi SPMI-DIKTI dan SPMI, disampaikan oleh Dr. H. A. Saepul Hamdani, M.Pd. Dalam pemaparannya, Kepala Pusat Audit LPM UINSA ini menyampaikan bahwa SPMI mutlak harus dilaksanakan oleh seluruh perguruan tinggi. Selain sudah diatur oleh pemerintah, telaksananya SPMI dengan siklus PPEPP merupakan barometer dari perguruan tinggi yang bermutu.

Lebih lanjut,  Pak Asep menyampaikan bahwa Prodi dan PT perlu memantau data PD Dikti dan kinerjanya, agar bisa lolos PEPA tahap 1, jika tidak akan masuk pada tahap berikutnya, begitu juga seterusnya.

Materi terakhir  dengan tema base line implementasi SPMI, disampaikan oleh Ahmad Lubab, M.Si, dan Ahmad Fauzi, M.Pd. kedua Tim Ahli Kopertais ini memulai kegiatan dengan melakukan pemetaan pelaksanaan SPMI di seluruh PTKIS di bawah Kopertais IV yang hadir kala itu. Dengan tegas disampaikan bahwa  mengelola perguruan tinggi tidak boleh sama dengan mengelola sekolah atau madrasah.

“Mengurus perguruan tinggi jangan samakan dengan mengurus sekolah. Yayasan dan semua pengelola harus peduli mutu dan melaksanakan yang sudah disepakati” tegas Ahmad Fauzi.

Pada kedua sessi diadakan dialog dan tanya jawab antara peserta dan pemateri. Kegiatan yang berakhir pada pukul 16.00 ini, tetap menarik untuk diikuti oleh para peserta.

“Saya lihat dari tadi peserta sangat antusias, tidak ada yang ngantuk. Paling buka HP untuk mengecek WA dari istri atau anaknya” kelakar Ahmad Fauzi yang kemudian ditimpali dengan gelak tawa peserta.